SATU nama pemain Persib Bandung yang paling sering disorot performanya beberapa pekan terakhir, bisa jadi Irwan Wijasmara. Pemain muda yang direkrut musim lalu dari Persib U-23 itu, kerap menjadi sorotan jajaran pelatih.
Pemain kelahiran Jakarta 11 Juli 1987 itu dianggap belum konsisten saat bermain. Baik pelatih Jaya Hartono maupun asisten pelatih Robby Darwis serta Yusuf Bachtiar menilai, Irwan sering kali tampil inkonsisten. Ada kalanya Irwan tampil impresif seperti saat Persib melawan Persema Malang di turnamen Liga Jatim bulan lalu. Namun, selebihnya performa Irwan sering kali menuai kritik.
Jajaran pelatih sebenarnya menaruh harapan besar terhadap Irwan. Terlebih, Irwan bermain di posisi yang cukup krusial yakni sayap kiri. Pascahengkangnya Siswanto ke Persema Malang, praktis posisi tersebut dipercayakan kepada Irwan. Namun, akibat performanya yang tidak konsisten, jajaran pelatih dan manajemen pun akhirnya berinisiatif merekrut pemain lain.
"Jujur saja, saat tahu ada keputusan seperti itu, saya sempat down. Akan tetapi, itu tidak berlangsung lama, karena saya sadar jika sanggup menunjukkan kepada pelatih bisa bermain baik, pasti akan dipercaya untuk mengawal posisi itu," ujar Irwan.
Irwan mengaku punya alasan lain yang membuatnya belum bisa tampil maksimal selama ini. Pemain yang pernah menimba ilmu di Sekolah Sepak Bola ASIOP binaan Ronny Patinasarani ini mengaku, belum terbiasa dengan atmosfer sepak bola Kota Kembang yang sarat dengan tekanan. "Main di Bandung benar-benar terasa berat tekanannya, kalau main jelek biasanya langsung dicemooh penonton. Makanya saya suka nggak percaya diri kalau harus jadi starter," ujar pemain yang sanggup mengisi beberapa posisi berbeda ini. Belum lagi, ia masih harus membiasakan diri dengan posisi sebagai sayap kiri, yang baru dicobanya beberapa tahun terakhir.
Irwan sendiri mengaku lebih nyaman bermain sebagai bek kiri, karena tidak harus sering menyerang. Sementara dengan menjadi sayap kiri, mengharuskannya harus selalu siap menyerang. Padahal, ia mengaku memiliki napas pendek.
Irwan berjanji siap membenahi semua kekurangan yang ada tersebut dan menampilkan kemampuan terbaik dimilikinya. "Saya tak ingin mengecewakan pelatih, bobotoh, dan utamanya keluarga saya yang begitu berharap saya bisa tampil membanggakan bersama klub sebesar Persib," ujarnya.
Mudah-mudahan saja Irwan bisa segera kembali ke performa terbaiknya.
Kamis, 12 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar