Senin, 09 November 2009

Jaya Fokus pada Kecepatan Bermain

Setelah menghadapi perlawanan yang cukup berat pada pertandingan uji coba kontra Persib U-21 di Stadion Siliwangi, Kamis (5/11), pemain Persib Bandung akan mulai difokuskan pada pembentukan kecepatan bermain. Pelatih Jaya Hartono mengatakan, saat melakoni partai uji coba tersebut, pemain memang belum dibentuk kecepatan bermainnya.

"Saya kira lawan pertama kami itu tidak terlalu berat, nyatanya justru menyulitkan. Sepanjang pertandingan yang tempo permainannya konstan, mereka terus memberikan perlawanan. Pemain yang masih kaku gerakannya setelah dua minggu difokuskan pada pembentukan kekuatan ototnya menjadi cukup kerepotan meladeni perlawanan yang diperagakan juniornya," tutur Pelatih Persib Jaya Hartono seusai sesi latihan Jumat (6/11) sore.

Sesi latihan tersebut hanya diisi materi ringan yang suasananya cenderung lebih santai. Seusai melakukan jogging, gerakan pemanasan, serta sesi wajib berlatih 4-2, pemain hanya melakukan permainan bola tangan yang sesekali diselingi canda tawa.

Jaya memang sengaja tidak membebankan materi latihan yang terlalu berat, karena saat ini pemain tengah dalam masa transisi. Latihan pembentukan kecepatan pemain baru akan diberikannya Sabtu (7/11) ini di Lintasan Atletik GOR Pajajaran Bandung.

Selain melatih kecepatan, pemain juga akan dilatih kelenturannya sehingga gerakan saat bermain bisa lebih luwes lagi. Kelenturan gerak ini yang belum terlihat di partai uji coba kemarin. Akibatnya, pemain masih kelihatan sulit berimprovisasi saat membangun serangan.

Kecepatan dan kelenturan ini, Jaya harap, bisa segera terbentuk. Sebab, partai uji coba kedua melawan Persikabo Bogor pada Selasa (10/11) mendatang diprediksi akan memberikan kesulitan yang lebih berat.

"Hasil uji coba pertama dan kedua nantinya akan dievaluasi supaya segera mengetahui apa yang harus dibenahi sebelum harus menjalani lanjutan kompetisi," ucap Jaya yang berharap empat pemainnya yang saat ini tengah mengikuti pemusatan latihan tim Merah Putih dapat beradaptasi dalam waktu singkat.

Jaya mencontohkan pemain baru Persib yang juga memperkuat tim nasional Thailand Suchao Nutnum mampu melakukan adaptasi cepat tersebut. "Memang sudah seharusnya pemain sekelas timnas memiliki kemampuan seperti itu," ucapnya.

Suchao sendiri telah kembali ke negaranya bersama Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool untuk bersiap bersama timnas Thailand yang akan melawan Singapura pada Pra Piala Asia 2011 pada 14 dan 18 November mendatang. Keduanya dijanjikan akan kembali bergabung dengan skuad "Pangeran Biru" pada 19 November.

Cecep ultah

Suasana latihan Persib yang berlangsung santai sore kemarin menjadi makin akrab setelah skuad "Pangeran Biru" mengadakan pesta kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahun ke-34 kiper Supriyatna. Tradisi yang sudah pasti terjadi setiap kali ada punggawa Persib berulang tahun pun tak terlewatkan dilakukan. Apalagi kalau bukan perang telur. Kali ini dengan sedikit variasi taburan kopi bubuk.

Lemparan telur dan kopi yang datang bertubi-tubi dari rekannya yang lain langsung membuat penampilan Cecep tak keruan. Kepala pelontosnya menghitam seketika, tetapi bau anyir yang tercium saat berada di dekatnya.

Sadar usianya kini tak muda lagi, Cecep pun tidak mengharapkan sesuatu yang terlalu muluk. Ia hanya ingin di pengujung kariernya sebagai kiper, prestasi membanggakan bisa diraih.

"Mudah-mudahan saja prestasi tersebut bisa saya raih bersama Persib, apalagi melihat materi yang ada saat ini rasanya wajar kalau kita membidik gelar juara," ucapnya.

Source: http://www.pikiran-rakyat.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar