
Kemampuan organisasi pertahanan Persib Bandung akan diuji saat menghadapi Persib U-21 pada pertandingan uji coba yang akan digelar di Stadion Siliwangi Bandung, Kamis (5/11) pukul 15.30 WIB. Partai uji coba itu pun akan dimanfaatkan pelatih Jaya Hartono untuk makin mematangkan formasi 3-4-3 yang akan diterapkannya kepada tim selama mengarungi lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010.
"Untuk uji coba perdana, memang baru itu tujuannya. Saya ingin melihat kemampuan pemain menciptakan kerja sama melalui organisasi penyerangan setelah bertahan dan berhasil merebut bola," tutur Jaya seusai sesi latihan Rabu (4/11) sore di Stadion Persib Jln. Ahmad Yani Bandung.
Pelatih yang mengantarkan Persik Kediri menjuarai Liga Indonesia 2003 itu ingin pemain dapat memperagakan permainan bola yang bertransisi cepat dari bertahan ke menyerang. Ia yakin, bila serangan yang diperoleh setelah pemain berhasil merebut bola dibangun dengan baik sejak dari daerah pertahanan maka gol pun akan tercipta dengan sendirinya.
Optimisme Jaya akan serangan Persib yang makin tajam semakin melambung setelah ia melihat kemampuan dua gelandang sayapnya, Atep di kanan serta Suchao Nutnum di kiri, makin membanggakan.
"Kecepatan keduanya sangat mengagumkan dan itu bisa menjadi poin positif saat mereka memberikan umpan-umpan matang pada trio penyerang Hilton Moriera-Budi Sudarsono-Cristian Gonzales. Trio penyerang kita pun makin hari makin tajam dan meningkat kemampuannya," ucap Jaya.
Khusus mengenai Nutnum, Jaya menilai pemain asal Thailand itu memiliki kecenderungan lebih untuk menyerang. Itu tidak terlepas dari kebiasaannya bermain dengan formasi 4-4-2, sehingga ada pemain yang menjadi pelapisnya di lini belakang. Oleh karena itu, saat Nutnum menyerang, Jaya minta gelandang yang lain dapat mengisi posisi yang ditinggalkannya.
Saat di lapangan nanti, Jaya membebaskan pemain untuk berimprovisasi dalam membangun serangan. Serangan bisa dibangun dari sektor kiri, tengah, ataupun kanan karena kemampuan pemain di setiap sektor sama kuatnya. Wildansyah akan diberi mandat menjadi jenderal lapangan yang harus siap menentukan dari sektor mana serangan akan dibangun.
"Bukan tanpa alasan saya percayakan tugas tersebut kepada Wildan. Sebagai libero yang berada di bagian belakang lapangan, ia bisa melihat semua pemain yang ada di depannya, sehingga bisa mengarahkan rekannya untuk membangun serangan dari sektor yang lebih terbuka," tutur Jaya.
Pada uji coba nanti, formasi inti 3-4-3 yang diturunkannya akan diisi trio Christian Rene Martinez, Wildansyah, dan Edi Hafid di lini belakang. Sektor gelandang akan dikawal Suchao Nutnum, Cucu Hidayat, Munadi, dan Atep. Trio penyerang Budi-Hilton-Gonzales tetap dipercaya sebagai ujung tombak serangan. Sementara itu, jala gawang dijaga Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool. Meski demikian, Jaya akan berusaha menurunkan pemain lainnya untuk mengukur juga kemampuan mereka, minus Aji Nurpijal, Airlangga, serta Chandra Yusuf yang tengah dibekap cedera.
Sementara itu, Pelatih Persib U-21 Mustika Hadi tidak menargetkan hal yang muluk dari partai uji coba ini. Ia hanya ingin anak buahnya memberikan perlawanan yang dapat menyulitkan para seniornya. Secara khusus, ia ingin melatih mental anak buahnya dalam kesempatan kali ini.
"ID card"
Wartawan yang akan meliput partai kandang Persib pada Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 sudah bisa mendaftarkan diri di Kantor PT PBB Lantai 3, Jln. Sulanjana No.17 Bandung. Persyaratan yang harus dilengkapi adalah menyerahkan surat tugas dari kantor dan pas foto berwarna ukuran 3X4 dua buah. "Kami terpaksa membatasi jumlah ID card karena tempat yang disediakan terbatas, sehingga khusus bagi yang biasa meliput Persib," ujar Sekretaris Panpel, Budi Bram, di Bandung, Rabu (4/11).
Ia mengatakan, pelaksanaan pendaftaran mulai Kamis (5/11) hingga Jumat (13/11) pukul 10.30-16.OO WIB. Sabtu dan Minggu libur. Untuk pendaftaran bisa menghubungi Yadi Bambang Nurdiansyah. Jatah ID card media cetak masing-masing untuk 2 wartawan tulis dan 1 fotografer. Sementara itu, radio dan televisi mendapat jatah 1 ID card.
Source: http://www.pikiran-rakyat.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar