Kamis, 12 November 2009

Ketergantungan kepada Enam Pemain Timnas Sangat Besar

Ketergantungan Persib Bandung terhadap enam pemainnya yang tengah memperkuat tim nasional yang bersiap menghadapi Pra-Piala Asia 2011 terbukti amat besar. Tanpa kehadiran Eka Ramdani, Hariono, Maman Abdurahman, dan Nova Arianto, serta dua Thailand Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool dan Suchao Nutnum, kekuatan Persib pincang.

Persib pun tak berkutik saat menghadapi perlawanan Persikabo Bogor pada pertandingan uji coba yang digelar di Stadion Cibinong Kabupaten Bogor, Selasa (10/11) sore. "Pangeran Biru" takluk di tangan "Laskar Pajajaran" dengan skor tipis 0-1 (0-0).

Pada pertandingan kali ini, Persib masih mengandalkan formasi 3-4-3. Lini belakang diisi Aji Nurpijal, Wildansyah, serta Christian Rene Martinez. Irwan Wijasmara dipercaya sebagai sayap kiri, sebelum kemudian ditarik di penghujung babak pertama. Posisi yang ditinggalkan Irwan kemudian diisi Atep, yang sebelumnya bertugas di sektor kanan. Saat Atep bergeser, Gilang Angga yang kemudian mengawal pos tersebut. Cucu Hidayat dipercaya sebagai gelandang serang, sedangkan Munadi melengkapi sebagai gelandang bertahan. Sementara ujung tombak serangan tetap dipercayakan kepada trio Hilton Moreira, Cristian Gonzales, dan Budi Sudarsono.

Pelatih Jaya Hartono mengakui, kekuatan di lapangan masih menjadi masalah yang belum terpecahkan hingga saat ini. Kepincangan kekuatan yang ada di lini tengah tersebut pula yang ditengarainya sebagai penyebab terjadinya gol yang mengantarkan kemenangan Persikabo.

Gol tercipta dari sontekan A. Gani setelah menerima umpan silang dalam kotak penalti dari Sugiyanto pada menit ke-63. Gani bisa memanfaatkan keuntungan dari kemelut yang terjadi di depan gawang Cecep Supriyatna setelah pemain belakang Persib tampak tidak mampu menutupi pergerakan lawan.

"Gol tersebut tidak semestinya terjadi jika pemain yang ada di lini tengah mampu menghentikan pemain lawan yang mulai menusuk ke jantung pertahanan. Yang terjadi justru hanya pemain belakang yang harus mati-matian mementalkan setiap serangan yang gencar dilancarkan lawan," tutur Jaya seusai pertandingan.

Biasanya kehadiran Hariono diandalkan dalam keadaan demikian. Sementara Munadi yang juga mengisi posisi sama dengan Hariono masih minim pengalaman, sehingga belum dapat melaksanakan tugas tersebut dengan maksimal.

Kelemahan Persib di lapangan tengah tak hanya terlihat saat bertahan. Ketika melancarkan serangan pun, lini tengah yang kali ini diisi Irwan Wijasmara, Cucu Hidayat, Munadi, serta Atep pun masih tumpul. Kehadiran Irwan serta Atep sebagai sayap pun belum terlihat perannya. Akibatnya, minim sekali suplai umpan-umpan matang ke depan. Padahal Gonzales merupakan tipe eksekutor yang harus memperoleh umpan matang.

Peran sebagai pengumpan tersebut biasa dimainkan oleh Eka Ramdani atau bahkan Suchao Nutnum, yang meski baru bergabung beberapa hari lalu sudah sanggup menjadi salah satu aktor penting terhadap pola permainan Persib.

Mengingat besarnya ketergantungan Persib terhadap para pemain timnas tersebut, Jaya pun tidak dapat menyembunyikan besarnya harapan yang ia gantungkan kepada mereka. Jaya amat berharap saat keenam pemain timnas tersebut kembali bergabung dengan Persib, mereka bisa melakukan adaptasi cepat dan segera membaur dengan rekannya yang lain.

"Saat kembali ke Persib, jangan pernah mereka masih terbawa gaya bermain di timnas. Jangan pernah pula mereka bermain egois. Yang harus mereka tumbuhkan ialah rasa saling membutuhkan satu sama lain, sehingga kerja sama tim akan terbentuk," ucap Jaya lagi.

Waktu dua hari yang dimilikinya begitu semua pemain lengkap berkumpul bersama tim akan dimanfaatkannya secara maksimal untuk membentuk kerja sama tersebut.

Di kubu lawan, Pelatih Persikabo Iwan Setiawan mengaku puas dengan permainan yang diperagakan anak asuhannya. "Mereka bermain dengan hati dan memiliki motivasi tinggi untuk tampil baik saat melawan tim ISL," ucapnya.

Kemenangan kali ini pun, menurut Iwan, tidak terlepas dari keunggulan fisik pemainnya, sehingga dapat terus konsisten melakukan serangan sepanjang pertandingan

Source: PR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar